Artikel RS Mitra Bangsa

Cari Artikel
07 Jan 2025 RS Mitra Bangsa  |  208
Terobsesi Sama yang Manis-Manis? Tandanya Kamu Harus Waspada
Gula darah tinggi (Diabetes) merupakan kondisi yang dapat menyebabkan penyakit kronis dalam jangka Panjang. Diabetes terjadi ketika tubuh pengidapnya tidak mampu lagi untuk mengambil gula (glukosa) ke dalam sel dan menggunakannya sebagai energi. Kondisi ini pada akhirnya menghasilkan penumpukan gula ekstra dalam aliran darah.   Kadar gula darah normal yaitu kurang dari 100 mg/dL. Apabila kadar gula darah sudah mencapai 100-125 mg/dL berarti masuk status prediabetes. Penyakit diabetes yang tidak terkontrol dengan baik dapat menyebabkan konsekuensi serius, menyebabkan kerusakan pada berbagai organ dan jaringan tubuh. Contohnya organ seperti jantung, ginjal, mata, dan saraf. Sementara itu, kadar gula dapat disebut sebagai hiperglikema ketika kadar gula darah mencapai 126 mg/dL ke atas dan sudah tergolong diabetes. Kadar gula darah tinggi dikenal sebagai hiperglikemia.   Gejala Gula Darah Tinggi (Diabetes)   Gejala diabetes biasanya muncul secara bervariasi, tergantung pada tingkat keparahan dan jenis penyakit gula yang penderita miliki. Namun, secara umum ada beberapa gejala yang akan dialami oleh pengidap diabetes, yaitu:   Meningkatnya rasa haus. Meningkatnya frekuensi buang air kecil. Mudah Lelah. Adanya gangguan penglihatan, seperti pandangan yang kabur. Terjadinya infeksi pada tubuh terus-menerus. Penurunan berat badan yang tidak jelas apa penyebabnya.   Jika Sobat Mitra merasakan gejala semacam itu, segeralah untuk memeriksakan diri ke dokter. Hal ini bertujuan agar pengidapnya mendapatkan perawatan yang tepat sedari dini, sehingga risiko akan komplikasi dari diabetes dapat terhindarkan.   Namun, sebelum gejala tersebut muncul, hendaklah Sobat Mitra menjaga kondisi kesehatan tubuh dengan memperhatikan pola hidup.   Tips Mencegah Diabetes   Pola hidup sehat dan aktivitas fisik dapat membantu Sobat Mitra untuk menghindari penyakit Diabetes, adapun pola hidup sehat yang dapat Sobat Mitra lakukan agar terhindar dari Gula Darah tinggi adalah sebagai berikut: Mempertahankan berat badan ideal dengan mengonsumsi makanan rendah lemak. Mengonsumsi seperti buah dan sayur, sebab buah dan sayur adalah makanan tinggi serat yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah dalam tubuh. Mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis. Berhenti merokok. Mengurangi waktu duduk diam terlalu lama. Berolahraga rutin dan banyak melakukan aktivitas fisik.   RS Mitra Bangsa sebagai pemberi pelayanan kesehatan memberikan wadah untuk masyarakat dalam memperhatikan kesehatan dengan mengadakan Senam Persadia (Persatuan Diabetes Indonesia) di hari minggu, agar masyarakat dapat berolahraga dengan semangat untuk menghindari penyakit diabetes. Selain itu, materi materi kesehatan juga akan diberikan oleh dokter-dokter spesialis dari RS Mitra Bangsa. 
06 Jan 2025 RS Mitra Bangsa  |  331
Waspada Gejala Demam Berdarah
Demam berdarah dengue (DBD) merupakan sebuah penyakit yang diakibatkan oleh nyamuk Aedes Aegypti dan sangat identik dengan musim hujan, hal ini dikarenakan musim hujan akan membuat banyak genangan air yang menjadi tempat nyamuk untuk berkembang biak dengan sangat baik. Pada DBD yang parah, kondisi ini bisa menyebabkan pendarahan serius, penurunan tekanan darah secara tiba-tiba (syok), bahkan kematian. Jutaan kasus infeksi demam berdarah dengue terjadi di seluruh dunia setiap tahunnya. DBD paling sering terjadi di Asia Tenggara, pulau-pulau Pasifik barat, Amerika Latin dan Afrika.    Jika sobat mitra tinggal atau bepergian di daerah tropis, sobat memiliki risiko lebih besar terkena penyakit ini atau gejala yang lebih parah, sebab berada di daerah tropis dan subtropis meningkatkan risiko terkena virus penyebab penyakit DBD. Pernah terinfeksi sebelumnya dengan virus demam berdarah juga bisa meningkatkan risiko gejala parah jika kamu terkena demam berdarah lagi.   Demam berdarah yang parah dapat menyebabkan beberapa komplikasi, seperti perdarahan internal dan kerusakan organ. Tekanan darah juga bisa turun ke tingkat yang berbahaya hingga menyebabkan syok, hingga menyebabkan kematian. Ibu hamil juga perlu waspada, sebab wanita yang mengalami gejala DBD selama kehamilan dapat menyebarkan virus ke bayi saat melahirkan. Selain itu, bayi dari ibu yang terkena penyakit ini selama kehamilan memiliki risiko kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, atau gawat janin yang lebih tinggi.   Banyak orang tidak mengalami tanda atau gejala saat terinfeksi virus dengue. Namun, ketika gejala muncul, hal itu sering disalahartikan sebagai penyakit lain, seperti flu. Gejala demam berdarah biasanya mulai muncul 4–10 hari setelah kamu digigit nyamuk yang terinfeksi.   Umumnya, Demam berdarah ditandai dengan demam tinggi mencapai hingga 40 derajat Celsius, dan disertai dengan gejala lain, seperti:   Sakit kepala; Nyeri otot, tulang, atau sendi; Mual; Muntah; Nyeri di belakang mata; Kelenjar bengkak; Ruam. Kebanyakan orang pulih dalam waktu seminggu atau lebih. Namun, dalam beberapa kasus, gejalanya bisa memburuk dan mengancam jiwa. Kondisi ini disebut demam berdarah parah atau demam berdarah dengue (DBD).   Sedangkan Demam Berdarah parah atau DBD memiliki gejala antara lain: Sakit perut parah. Muntah terus-menerus. Perdarahan dari gusi atau hidung. Terdapat darah dalam urine, tinja, atau muntah. Perdarahan di bawah kulit, yang mungkin terlihat seperti memar. Sulit bernapas atau bernapas dengan cepat. Kelelahan. Gelisah. Demam Berdarah dapat menyebabkan kematian, untuk itu, demi mencegah menurunnya kondisi tubuh akibat Demam Berdarah, sebaiknya Sobat Mitra segera memeriksakan kondisi anda kepada dokter untuk penanganan yang lebih baik.
06 Jan 2025 RS Mitra Bangsa  |  322
Tips Menjaga Kesehatan Telinga
Kesehatan telinga sangat penting karena telinga berperan dalam fungsi pendengaran dan juga memiliki peran dalam menjaga keseimbangan tubuh. Tak hanya itu saja ya Sobat Mitra, telinga juga berperan penting dalam merespon ancaman atau bahaya, komunikasi, dan kesejahteraan emosional dengan kemampuannya menangkap suara-suara seperti musik yang memengaruhi suasana hati.dr. Ayu Citra Resmi, Sp. THT KL dari RS Mitra Bangsa, berbagi tips bagaimana menjaga kesehatan telinga. Supaya telinga berfungsi optimal, Sobat Mitra harus menjaga kesehatan telinga. Lalu, apa saja sih yang bisa mengganggu fungsi pendengaran kita? Adanya kotoran atau benda asing di dalam telinga. Adanya infeksi atau peradangan di telinga luar maupun di telinga bagian Tengah. Paparan suara bising. Adanya peroses penuaan telinga Penggunaan obat obatan atau konsumsi obat-obatan yang bisa mempengaruhi fungsi pendengaran. Adanya kejadian tuli mendadak yang terjadi pada diri kita.   Nah setelah kita tahu faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kesehatan telinga, dr. Ayu Citra Resmi, Sp. THT KL membagikan tips pada Sobat Mitra cara menjaga kesehatan telinga atau pendengaran kita. Jangan Korek-Korek Telinga Sebaiknya Sobat Mitra menghindari untuk korek-korek telinga dengan benda-benda tajam, seperti cotton swab atau tusuk gigi. Sebab melakukan hal tersebut justru mendorong kotoran untuk masuk ke telinga lebih dalam yang dapat mengakibatkan risiko cedera, infeksi atau peradangan, dan kerusakan gendang telinga.   Harus Bijak Menggunakan Cutton Bud Secara Benar Penggunaan cotton bud (kapas atau cotton swab) untuk membersihkan telinga perlu dilakukan dengan hati-hati dan hanya untuk membersihkan bagian luar telinga, bukan saluran telinga, selain itu penggunaan cutton bud juga harus dengan cara yang lembut, dan jangan gunakan saat telinga sedang cedera.   Jangan Masukkan Benda Asing ke Dalam Telinga Sobat Mitra disarankan untuk tidak memasukkan benda asing apapun termasuk air ke dalam telinga. Sebab, memasukkan benda asing termasuk air ke dalam telinga dapat menyebabkan infeksi, mengganggu keseimbangan telinga, menyebabkan kotoran membengkak di dalam telinga, hingga bisa menyebabkan cedera gendang telinga.   Hindari Paparan Suara Bising Paparan suara bising yang berlebihan dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan telinga, tinnitus, hingga gangguan tidur. Jika kita terpaksa berada di tempat bising, pakailah alat pelindung telinga.   Tidak Menggunakan Ear Phone dengan Volume Maksimal dan Dalam Jangka Waktu Lama Menggunakan Ear Phone adalah pilihan yang tepat untuk menikmati musik lebih jelas, namun menggunakan Ear Phone dengan volume maksimal dan dalam jangka waktu lama juga dapat menimbulkan efek negatif untuk pendengaran. Agar kondisi telinga tetap aman saat menggunakan Ear Phone, Sobat Mitra perlu memperhatikan volume musik untuk tidak berada pada posisi maksimal, dan biarkan telinga istirahat setelah penggunaan maksimal 1 jam   Periksakan Fungsi Pendengaran secara Rutin dan Berkala Jika Anda mengalami masalah pendengaran, tinitus, atau gejala lainnya, segera berkonsultasi dengan dokter atau ahli THT. Pemeriksaan lebih lanjut dapat membantu mengidentifikasi masalah dan memberikan saran perawatan yang sesuai.
06 Jan 2025 RS Mitra Bangsa  |  180
Menu MPASI yang Cocok untuk Si Kecil
Makanan pendamping ASI atau yang biasa dikenal MPASI adalah makanan khusus untuk bayi sebagai pendamping ASI, sehingga makanan harus mudah untuk dicerna. Untuk bayi berusia di atas 6 bulan, ASI tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi, itulah sebabnya tambahan vitamin, mineral, protein, dan karbohidrat, si kecil juga membutuhkan tambahan dari makanan pendamping ASI. dr. Fetria Melani, Sp. GK memberikan edukasi mengenai cara memberikan MPASI yang benar agar si kecil bisa makan dengan lahap. Lalu, bagaimana MPASI sebaiknya diberikan kepada si kecil?   Dapat diberikan kepada anak setelah berusia 6 bulan. Anak berusia di atas 6 bulan membutuhkan tambahan vitamin, mineral, protein, dan karbohidrat yang tidak bisa didapatkan hanya dari ASI, untuk itu si kecil harus mendapatkan tambahan dari MPASI.   Tepat waktu Bayi usia 6 bulan biasanya perlu makan setiap 2-3 jam, 5-6 kali per hari. Jangan khawatir jika jadwal makan bayi 6 bulan berubah dari hari ke hari, sebab hal tersebut adalah normal terjadi pada bayi.   Memperhatikan kebersihan Bunda harus memperhatikan kebersihan bahan makanan dan peralatan yang digunakan untuk membuat MPASI, sebab jika bahan makanan dan perlatan tidak higienis, dikhawatirkan bakteri dapat masuk ke tubuh si kecil dan menyebabkan penyakit.   Menyenangkan Di usia 6 bulan, bayi diperbolehkan untuk bermain dengan makanannya karena ini adalah cara untuk si kecil mengeksplorasi hal-hal baru. Tidak apa-apa membiarkan anak makan dengan kecepatannya sendiri, dengan cara yang menurut mereka benar, hal ini justru membuat si kecil tidak bosan dengan cara makannya.   Cukup kandungan gizi Kandungan gizi yang harus ada dalam makanan pendamping ASI untuk membantu pertumbuhan si kecil adalah Protein, Kalsium, Biji-bijian utuh dan Karbihidrat Kompleks, Vitamin A B C dan E, Makanan Berlemak, Zat Besi, Asam Lemak Omega 3, dan Cairan.   Agar tepat dalam memberikan MPASI, Bunda harus tau usia, perkembangan anak, dan tahapan MPASI yang perlu diperhatikan. Usia 0-6 Bulan Pada usia 4-6 bulan, si kecil sudah bisa menunjukkan respon membuka mulut saat sendok didekatkan Pada usia 4-6 bulan, si kecil sudah bisa memindahkan makanan dari sendok ke mulut Pada usia 0-6 bulan kebutuhan nutrisi si kecil sudah dapat terpenuhi oleh ASI   Usia 6-9 Bulan Si kecil dapat memindahkan makanan dari satu sisi mulut ke sisi lainnya Gigi depan bayi mulai tumbuh Bayi dapat menelan makanan dengan tekstur yang lebih kental MPASI sebaiknya diberikan 2-3 kali makan besar dan 1-2 kali makan selingan MPASI diberikan dengan porsi 3 sendok makan hingga setengah mangkuk ukuran 250ml   Usia 9-12 Bulan Si kecil sudah dapat merapatkan bibir ketika disuapi untuk membersihkan sisa makanan di sendok Si kecil dapat menggigit makanan dengan tekstur lebih keras, sejalan dengan tumbuhnya gigi MPASI sebaiknya diberikan 3-4 kali makan besar dan 1-2 kali makan selingan MPASI diberikan dengan porsi setengah mangkuk ukuran 250ml   Usia 12-23 Bulan Si kecil sudah dapat beradaptasi dengan segala macam tekstur makanan, namun belum bisa mengunyah secara sempurna Si kecil sudah mulai beradaptasi dengan segala menu makanan yang diberikan, termasuk makanan keluarga MPASI sebaiknya diberikan 3-4 kali makan besar dan 1-2 kali makan selingan MPASI diberikan dengan porsi tiga perempat hingga 1 mangkuk penuh ukuran 250ml   Itulah tips dari dr. Fetria Melani, Sp. GK dalam membuat menu MPASI yang cocok diberikan untuk si kecil ya bunda. Menu yang sehat sangat berpengaruh pada pertumbuhan si kecil.
06 Jan 2025 RS Mitra Bangsa  |  462
Tak Hanya Fisik, Senam Ternyata Bisa Menjaga Kesehatan Mental
Hai Sobat Mitra. Senam merupakan olahraga yang dilakukan dengan gerakan energik dan menyenangkan, karena senam biasa diikuti dengan iringan musik. Dengan melakukan gerakan senam, Sobat Mitra dapat menjaga kesehatan fisik dengan memperkuat tulang, membantu melancarkan proses aliran darah, melatih urat saraf yang kaku, dan meningkatkan kekuatan jantung.   Namun, ternyata senam tidak hanya bisa menjaga kesehatan fisik loh! Dengan melakukan olahraga senam, Sobat Mitra dapat juga menjaga Kesehatan Mental. Dengan melakukan olahraga energik ini, Sobat Mitra akan mendapatkan manfaat seperti meredakan kecemasan, memperbaiki suasana hati, mendongkrak rasa percaya diri, meningkatkan konsentrasi dan fokus, dan memperbaiki kualitas tidur. Tak hanya orang dewasa, senam bisa dilakukan oleh berbagai usia disesuaikan dengan gerakannya. Melakukan senam dapat juga membantu Sobat Mitra untuk memperbaiki mood, mengurangi stress hingga mengatasi depresi, hal ini terjadi karena dengan melakukan olahraga, Sobat Mitra akan mengalami peningkatan Hormon Endorfin yang dapat membuat suasana hati meningkat.   Melakukan olahraga senam dapat meningkatkan sirkulasi darah ke otak dan mempengaruhi hypothalamic-pituitary-adrenal axis (HPA), inilah alasan senam dapat membantu kesehatan mental. HPA memediasi beberapa area di otak yang ternyata bisa mengontrol motivasi dan suasana hati, amigdala yang memengaruhi proses emosi dan memori , pusat rasa takut sebagai respons terhadap stres, dan hipokampus yang berfungsi sebagai pusat kendali reaksi emosional.   Dengan melakukan senam atau aktivitas olahraga lain, tubuh juga akan melepaskan neurotransmitter dan hormon seperti endorfin, dopamin dan serotonin. Hormon endorfin memiliki kemiripan dengan morfin yaitu dapat membantu menimbulkan perasaan Euforia. Sementara itu, hormon dopamin atau yang biasa disebut “happy hormone”, mampu membantu dalam meningkatkan mood. Sobat Mitra akan terbantu dalam meningkatkan suasana hati serta peningkatan kualitas tidur dengan bantuan meningkatnya kadar hormon serotonin.
06 Jan 2025 RS Mitra Bangsa  |  98
Tips Tubuh Fit di Tengah Kesibukan Kerja
Hai Sobat Mitra. Bekerja adalah aktivitas yang melibatkan usaha fisik atau mental dengan tujuan untuk mencapai hasil atau menghasilkan nilai. Aktivitas ini umumnya dilakukan dalam pertukaran untuk upah atau imbalan lainnya. Bekerja bisa mencakup berbagai jenis pekerjaan dan profesi, termasuk tetapi tidak terbatas pada pekerjaan kantor, industri, seni, pendidikan, kesehatan, teknologi, dan banyak lagi.   Bekerja tidak hanya berkontribusi pada penghasilan ekonomi, tetapi juga dapat memberikan kepuasan pribadi, pengembangan keterampilan, dan interaksi sosial. Bagi sebagian orang, pekerjaan mungkin merupakan cara untuk mencapai tujuan karier atau meraih keberhasilan pribadi, sementara bagi yang lain, pekerjaan bisa menjadi sarana untuk memenuhi kebutuhan dasar dan mempertahankan kehidupan sehari-hari.   Penting diingat bahwa untuk mencapai tujuan yang diharapkan individu atau perusahaan secara maksimal, kita membutuhkan suatu upaya yang maksimal. Menjadi produktif harus didukung dengan banyak hal, salah satunya adalah dengan kondisi tubuh yang prima. Untuk itu, penting bagi para pekerja menjaga kondisi tubuh agar tetap fit di tengah kesibukan bekerja agar mendapat hasil sesuai yang ingin dicapainya. Mitra Bangsa akan memberikan tips untuk sobat mitra bagaimana menjaga kondisi tubuh agar tetap fit dan produktif.   Menjaga asupan makanan dan minuman   Sebelum memulai aktivitas bekerja, Sobat Mitra perlu memerhatikan pilihlah menu sarapan. Sarapan yang sebaiknya dikonsumsi adalah makanan yang dapat memenuhi kebutuhan gizi dan energi kita tiap harinya. Jaga tubuh agar tetap terhidrasi. Minum air putih kurang lebih 8 gelas per hari, dan batasi kafein seperti the atau kopi maksimal 1 gelas per hari.   Menjaga kebersihan diri   Kebersihan tentu memiliki pengaruh yang besar terhadap kesehatan kita. Bersihkan diri dengan mandi sebelum berangkat bekerja, agar kuman dan bakteri yang menempel di tubuh kita bisa hilang. Kemudian, cobalah untuk selalu membersihkan meja kerja, mencuci tangan atau menggunakan handsatitizer setelah melakukan kegiatan apa pun seperti selesai menggunakan toilet, sebelum makan, atau memegang berkas.   Istirahat yang cukup   Istirahat sering diabaikan jika pekerja sedang memiliki beban kerja tinggi dan target yang harus dikejar. Waktu istirahat yang baik adalah  saat tidur di malam hari, sebab saat tidur otak dan tubuh kita mengalami perbaikan dan pertumbuhan.  Seseorang disarankan untuk beristirahat dengan cara tidur 7-9 jam per malam. Kualitas tidur sangat penting untuk diperhatikan, karena dapat mempengaruhi suasana hati, energi, konsentrasi dan fungsi tubuh secara keseluruhan.   Olahraga secara teratur   Olahraga secara teratur adalah bagian penting dari gaya hidup sehat. Berolahraga dapat membantu kita untuk meningkatkan kesehatan, meningkatkan suasana hati, mengatasi stres, kegelisahan, dan depresi. Pada beberapa kantor biasanya disediakan sarana untuk berolahraga ketika selesai atau sebelum jam kerja. Misalnya ada yang menyediakan gym, lapangan bulu tangkis, meja pimpong, senam dan lain-lain. Cobalah untuk memanfaatkan fasilitas tersebut, sehingga kita bisa berolahraga setidaknya satu kali dalam satu minggu.   Luangkan waktu untuk melakukan peregangan   Para pekerja yang bekerja di kantor biasanya melakukan aktivitas pekerjaan sekitar 7-8 jam setiap harinya. Itu berarti, selama itu pula mata harus terus menatap komputer. Durasi jam kerja ini akan semakin bertambah bila ada pekerjaan tambahan yang harus diselesaikan. Sebaiknya sesekali kita bangun dari kursi kerja dan lakukan peregangan. Hal ini bisa membantu agar tubuh tetap segar dan menghindari tubuh terasa kaku meskipun bekerja di kantor seharian. Atur posisi yang nyaman ketika bekerja agar tidak pegal pada pergelangan tangan ataupun punggung.   Konsumsi suplemen atau vitamin   Selain asupan makanan dan minuman, Sobat Mitra juga disarankan untuk mengonsumsi suplemen atau vitamin untuk mendukung sistem imun agar tetap terjaga. Memiliki imunitas yang baik dapat menjaga kita dari paparan virus penyakit. Hal ini tentunya penting untuk para pekerja agar dapat lebih produktif.