Waspada Gejala Demam Berdarah
Demam berdarah dengue (DBD) merupakan sebuah penyakit yang diakibatkan oleh nyamuk Aedes Aegypti dan sangat identik dengan musim hujan, hal ini dikarenakan musim hujan akan membuat banyak genangan air yang menjadi tempat nyamuk untuk berkembang biak dengan sangat baik. Pada DBD yang parah, kondisi ini bisa menyebabkan pendarahan serius, penurunan tekanan darah secara tiba-tiba (syok), bahkan kematian. Jutaan kasus infeksi demam berdarah dengue terjadi di seluruh dunia setiap tahunnya. DBD paling sering terjadi di Asia Tenggara, pulau-pulau Pasifik barat, Amerika Latin dan Afrika.
Jika sobat mitra tinggal atau bepergian di daerah tropis, sobat memiliki risiko lebih besar terkena penyakit ini atau gejala yang lebih parah, sebab berada di daerah tropis dan subtropis meningkatkan risiko terkena virus penyebab penyakit DBD. Pernah terinfeksi sebelumnya dengan virus demam berdarah juga bisa meningkatkan risiko gejala parah jika kamu terkena demam berdarah lagi.
Demam berdarah yang parah dapat menyebabkan beberapa komplikasi, seperti perdarahan internal dan kerusakan organ. Tekanan darah juga bisa turun ke tingkat yang berbahaya hingga menyebabkan syok, hingga menyebabkan kematian. Ibu hamil juga perlu waspada, sebab wanita yang mengalami gejala DBD selama kehamilan dapat menyebarkan virus ke bayi saat melahirkan. Selain itu, bayi dari ibu yang terkena penyakit ini selama kehamilan memiliki risiko kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, atau gawat janin yang lebih tinggi.
Banyak orang tidak mengalami tanda atau gejala saat terinfeksi virus dengue. Namun, ketika gejala muncul, hal itu sering disalahartikan sebagai penyakit lain, seperti flu. Gejala demam berdarah biasanya mulai muncul 4–10 hari setelah kamu digigit nyamuk yang terinfeksi.
Umumnya, Demam berdarah ditandai dengan demam tinggi mencapai hingga 40 derajat Celsius, dan disertai dengan gejala lain, seperti:
- Sakit kepala;
- Nyeri otot, tulang, atau sendi;
- Mual;
- Muntah;
- Nyeri di belakang mata;
- Kelenjar bengkak;
- Ruam.
Kebanyakan orang pulih dalam waktu seminggu atau lebih. Namun, dalam beberapa kasus, gejalanya bisa memburuk dan mengancam jiwa. Kondisi ini disebut demam berdarah parah atau demam berdarah dengue (DBD).
Sedangkan Demam Berdarah parah atau DBD memiliki gejala antara lain:
- Sakit perut parah.
- Muntah terus-menerus.
- Perdarahan dari gusi atau hidung.
- Terdapat darah dalam urine, tinja, atau muntah.
- Perdarahan di bawah kulit, yang mungkin terlihat seperti memar.
- Sulit bernapas atau bernapas dengan cepat.
- Kelelahan.
- Gelisah.
Demam Berdarah dapat menyebabkan kematian, untuk itu, demi mencegah menurunnya kondisi tubuh akibat Demam Berdarah, sebaiknya Sobat Mitra segera memeriksakan kondisi anda kepada dokter untuk penanganan yang lebih baik.
