Seks bebas diartikan oleh masyarakat Indonesi..."> Seks bebas diartikan oleh masyarakat Indonesi..." /> Seks bebas diartikan oleh masyarakat Indonesi..."/>
rsmb news | 22 February 2025
RS Mitra Bangsa    62.378

Ini Akibat Sex Bebas Bagi Remaja

Seks bebas diartikan oleh masyarakat Indonesia sebagai aktivitas seksual yang dilakukan di luar nikah dan bukan dengan pasangan sah. Seks bebas juga dihubungkan dengan seseorang yang berganti-ganti pasangan tanpa ada komitmen yang jelas. Berdasarkan data tahun 2024, tercatat sekitar 27 ribu kasus baru HIV per tahun, dan hampir 50% terjadi pada kelompok remaja dan anak muda. Hal tersebut harus menjadi perhatian masyarakat tertutama orang tua, untuk menjadikan kelompok remaja dan anak muda sebagai prioritas agar pencegahan dan pengendalian HIV dapat berjalan optimal. Seks bebas membuat seseorang yang melakukannya rentan alami penyakit, seperti:

 

  • Terkena IMS (Infeksi Menular Seksual)
  • Tertular HIV
  • Terkena penyakit kanker serviks
  • Komplikasi kehamilan
  • Depresi pasca persalinan
  • Putus sekolah dan gangguan kesehatan mental

 

Rasa ingin tahu pada remaja cenderung tinggi, sebab pada usia ini mereka sedang dalam tahap pencarian jati diri. Kemajuan teknologi juga menjadi salah satu hal yang memfasilitasi para remaja untuk mencari jawaban atas rasa keingintahuannya. Akses internet dan kemampuan smartphone yang semakin canggih menimbulkan berbagai dampak positif dan negatif. Dampak negatif ini yang perlu diperhatikan oleh orang tua dalam mendidik anak agar anak tidak terjerumus dalam pergaulan yang menimbulkan berbagai macam masalah. Beberapa hal yang menjadi faktor remaja melakukan seks bebas diantaranya:

 

  1. Dorongan seksual yang sulit dikendalikan
  2. Dorongan seksual yang dianggap sebagai ungkapan kasih sayang
  3. Keinginan untuk menyakiti diri/orang lain
  4. Keinginan untuk diakui dalam suatu kelompok
  5. Keinginan untuk diakui kemampuan dari organ seksualnya
  6. Pengaruh lingkungan yang tidak tepat
  7. Kurangnya peran orang tua dalam memberikan informasi tentang reproduksi
  8. Pengaruh media sosial/film porno
  9. Hubungan kekasih yang tidak sehat
  10. Kurangnya pemahaman remaja mengenai risiko seks bebas

 

Bahaya pergaulan bebas pada remaja tidak boleh disepelekan. Untuk mencegahnya, orang tua perlu mendampingi anak dan memberikan pemahaman kepada mereka tentang pentingnya upaya menjaga diri. Untuk itu, pendidikan seksual penting untuk diberikan orang tua kepada anak sejak dini.

 

  1. Berikan pemahaman mengenai bahaya pergaulan bebas
  2. Dukung remaja melakukan kegiatan positif
  3. Terapkan aturan pulang jam malam
  4. Awasi anak dalam menggunakan media sosial