Artikel RS Mitra Bangsa

Cari Artikel
17 Jul 2025 RS Mitra Bangsa  |  2.917
Kenapa Sosok Ayah Sangat Penting?
Tumbuh dan kembang anak tidak hanya tanggung jawab ibu, seorang ayah juga memiliki peran vital untuk menentukan karakter anak di masa depan. Sosok ayah memberikan kontribusi vital bagi perkembangan emosional anak. Jika dibandingkan dengan ibu, cara berinteraksi ayah kepada anaknya biasanya lebih komunikatif dengan menggunakan kosakata yang beragam. Beberapa alasan mengapa peran ayah sangat penting untuk anak, di antaranya:   Menjadi Role Model Anak laki-laki akan meniru perilaku ayahnya. Untuk membentuk karakter anak laki-laki menjadi pria yang baik di masa depan, seorang ayah harus dapat menjadi contoh atau role model yang baik sehingga layak dan baik untuk ditiru. Sedangkan bagi anak perempuan, biasanya akan menjadikan sosok ayah sebagai contoh dan panutan untuk mencari pasangan. Hal ini memengaruhi pandangan anak perempuan menilai laki laki untuk menjadi pasangannya, bahwa pria harus baik, lembut, peduli terhadap wanita, kuat dan mampu melindungi mereka.   Ayah Sebagai Pelindung Seorang ayah memiliki peran untuk memberikan rasa aman, baik fisik, emosional, mental, atau spiritual. Ketika ayah memberikan dukungan terhadap anak untuk menjalani kehidupan dalam situasi apapun, dapat membangun rasa percaya diri, dan anak akan merasa aman.   Pelengkap Simulasi Perkembangan Anak Ayah juga dapat meningkatkan kecerdasan emosional dan kemampuan memecahkan masalah anak. Memiliki ayah yang mendukung pilihan anak membuat anak memiliki harga diri yang tinggi, dan percaya diri. Tak hanya itu, seorang anak tumbuh dan berkembang dengan banyak pertanyaan, kehadiran ayah akan memberikan jawaban dengan perspektif yang berbeda dari pemahaman anak. Perspektif tersebut akan dikembangkan dalam otaknya di kemudian hari.   Lalu bagaimana jika anak tidak memiliki hubungan dekat dengan ayah (Fatherless)?
09 Jul 2025 RS Mitra Bangsa  |  775
Kenalan Sama “Toxic Positivity”
Gak Semua Butuh Disemangati, Kadang Hanya Butuh Didengarkan
18 Jun 2025 RS Mitra Bangsa  |  268
Hipertensi Hingga Masalah Jantung di Usia Muda. Apa Penyebabnya?
Hipertensi hanya menyerang lansia adalah Mitos. Faktanya, hipertensi memang banyak terjadi pada orang berusia lanjut, karena risiko hipertensi semakin meningkat seiring bertambahnya usia. Namun, kasus hipertensi pada usia muda, termasuk remaja juga semakin banyak ditemukan di penjuru dunia, termasuk Indonesia. Sebuah studi menyebutkan bahwa, tekanan darah yang lebih tinggi atau di atas normal dan terus terjadi selama lebih dari 25 tahun menjadi pemicu perubahan fungsi otot jantung dan meningkatkan risiko penyakit pada jantung. Tak hanya penyakit jantung, hipertensi pada anak muda dan remaja juga berpotensi meningkatkan risiko terkena stroke.   Untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan hingga meninggal di usia muda, Sobat Mitra harus mengenal berbagai faktor yang menjadi penyebab terjadinya tekanan darah tinggi. Hipertensi yang terjadi di usia muda dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti: Faktor Genetik Obestias Perubahan Hormon Kurang olahraga. Pola makan yang buruk (asupan natrium/garam berlebih). Kurang tidur dan stres. Merokok Konsumsi alkohol berlebihan.   Selain meenghindari beberapa faktor yang menyebabkan hipertensi, Sobat Mitra juga perlu melakukan cek kesehatan secara rutin. Konsultasikan dengan Dokter dan melakukan Medical Check Up secara berkala juga penting untuk mencegah adanya gangguan kesehatan yang mungkin muncul di kemudian hari.
16 Jun 2025 RS Mitra Bangsa  |  2.437
Kenali Penularan Raja Singa
Raja Singa atau Sifilis adalah penyakit Infeksi Menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri Treponema Pallidum. Penyakit Raja Singa bisa sembuh sepenuhnya dan tidak memicu komplikasi serius yang dapat mengancam nyawa jika mendapat penanganan secara tepat dan segera. Sifilis dapat menular ketika seseorang bersentuhan langsung dengan luka sifilis. Agar tidak tertular, Sobat Mitra perlu tahu bagaimana penularan sifilis   Berhubungan seksual tanpa pengaman Ciuman dengan pengidap sifilis yang terjadi di bibir Bersentuhan langsung dengan luka sifilis Penularan dari ibu hamil pada bayi Umumnya, orang yang terinfeksi penyakit ini tidak sadar karena gejalanya berkembang secara bertahap. Gejala Sifilis juga terbagi menjadi beberapa tahap, seperti Sifilis Primer, yang ditandai dengan terjadinya luka pada organ reproduksi seperti sekitaran mulut, atau di dalam alat kelamin, tahap ini bisa berlangsung selama 3-6 minggu. Sifilis Sekunder, ditandai dengan munculnya ruam-ruam merah pada telapak kaki dan telapak tangan, yang biasanya juga diikuti dengan sakit tenggorokan dan demam, atau munculnya kutil pada kelamin. Selanjutnya, tanpa gejala seolah penyakit sudah sembuh, namun kenyataannya infeksi bakteri masih bisa ditularkan, pada tahap Sifilis Laten. Tahap yang sangat berbahaya adalah Sifilis Tersier, dimana penyakit menjadi lebih ganas dan menyebabkan kerusakan organ lain, seperti kelumpuhan, kebutaan, demensia, masalah pendengaran, hingga kematian. Oleh karena itu kita perlu mengetahui hal-hal yang perlu dihindari, seperti akibat sex bebas untuk melindungi tubuh dari penularan penyakit Sifilis, Sobat Mitra perlu melindungi diri dengan melakukan hal berikut, seperti: Gunakan kondom ketika berhubungan seksual dengan pasangan Tidak berganti ganti pasangan dalam melakukan hubungan seksual Hindari alkohol dan narkoba Cek kesehatan secara rutin Jika terdapat masalah pada kelamin, segera konsultasikan dengan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin. RS Mitra Bangsa melayani pemeriksaan dan konsultasi masalahmu dengan layanan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (dr. Y.F Rahmat Sugianto, Sp. DVE., SubSp. DAI.) Selasa (16.30-19.00 WIB) Sabtu (09.00-12.00 WIB).
26 May 2025 RS Mitra Bangsa  |  131
COVID Belum Pamit, Jaga Diri Jangan Sampai Kena Lagi
Hai Sobat Mitra. Masih ingat dengan Covid-19? Coronavirus atau COVID-19 adalah virus yang menyebabkan terjadinya infeksi saluran pernapasan atas. Kementerian Kesehatanm (Kemenkes) RI menanggapi meningkatnya kasus COVID-19 di beberapa negara Asia yang saat ini sedang mengalami kenaikan kasus seperti di Singapura, Thailand dan Hongkong.   Pandemi memang sudah reda, tapi bukan berarti kita berhenti untuk siaga! COVID-19 memang sudah tidak seviral saat pertama kali muncul, tapi virus ini belum hilang. Sobat Mitra harus tetap menjaga imun tubuh agar terhindar dari berbagai virus, salah satunya COVID-19 sehingga tidak ada lonjakan kasus atau bahkan terjadi pandemi lagi.   Menjaga imun tubuh perlu dilakukan, bukan hanya saat pandemi. Sebab, imun tubuh yang kuat adalah sebagai tameng tubuh kita dari berbagai virus dan bakteri penyebab penyakit. Sobat Mitra dianjurkan untuk melakukan beberapa hal seperti: Istirahat yang cukup Rutin berolahraga Konsumsi makanan bergizi seimbang Konsumsi makanan penunjang sistem imun/vitamin Kelola stres dengan baik   Tetap saling mengingatkan untuk mematuhi protokol kesehatan dasar seperti mencuci tangan, untuk melindungi diri dari sebaran virus.
15 May 2025 RS Mitra Bangsa  |  884
Jangan Diajak Adu Nasib. Curhat Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan
Hai Sobat Mitra, saat sedang mengobrol, kamu lebih sering jadi pendengar atau pembicara? Hati-hati ya saat seseorang sudah memilihmu untuk mendengarkan keluh kesahnya, artinya kamu juga harus memberikan respon yang baik dan tentunya tidak membuat mentalnya semakin turun. Sebaliknya, sebagai pembicara kamu juga harus pandai memilih lawan bicaramu yang kamu tahu akan membuatmu merasa lega tanpa diajak “adu nasib”. Untuk para pendengar, usahakan untuk menjadi pendengar aktif terhadap ceritanya. Kemudian, validasi setiap perasaannya bahwa yang ia rasakan tersebut benar, sehingga dapat membantu dia lebih mudah untuk menerima kondisinya. Setelah ia bercerita, sampaikan pertanyaan seperti “Apakah aku boleh berpendapat?” “Apakah aku boleh memberikan saran?” “Kira-kira apa yang bisa aku lakukan untuk membantu kamu menghadapi situasi ini?”.   Mencurahkan isi hati (curhat) ternyata memiliki manfaat untuk kesehatan. Ini adalah salah satu dari banyak cara untuk meringankan beban pikiran. Curhat kepada orang yang tepat dapat membuat Sobat Mitra merasa benar-benar didengarkan. Hal ini bermanfaat untuk membantu memvalidasi perasaan, sehingga tidak merasa terisolasi sendirian. Selain itu, melalui curhat kita juga bisa mendapatkan perspektif baru yang bisa menjadi solusi untuk masalah yang sedang kita hadapi. Curhat juga salah satu bentuk mekanisme bertahan hidup atau Coping Mechanism yang sehat. Jika Sobat Mitra mengalami kesulitan dalam menemukan teman untuk mencurahkan isi hati, Sobat Mitra bisa berkonsultasi dan bercerita dengan Psikolog.