Artikel RS Mitra Bangsa

Cari Artikel
28 Nov 2025 RS Mitra Bangsa  |  337
Rumah Sakit Mitra Bangsa Tingkatkan Standar K3, Layanan MCU Resmi Tersertifikasi Kemenaker RI
PATI, 27 November 2025 – RS Mitra Bangsa resmi memperoleh sertifikat Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) Unit Medical Check Up dari Kementerian Ketenagakerjaan RI. Sertifikasi ini menjadi pengakuan bahwa layanan MCU RSMB telah memenuhi standar keselamatan dan kesehatan kerja nasional. Sertifikat tersebut diserahkan secara langsung oleh Setyo Pamungkas, S.H., M.H, Kepala Satuan Pengawas Ketenagakerjaan Kabupaten Pati, kepada Direktur RS Mitra Bangsa drg. Hendrianto Trisnowibowo, MARS, CHQP. Turut hadir dr. Mega Anggun Sylvia, MARS, MHPM selaku Ketua Yayasan Bumi Walisongo serta Agus Setiawan, ST selaku Ketua DPK APINDO Pati. Acara berlangsung di Aula Imam Suroso RS Mitra Bangsa dengan suasana hangat dan penuh apresiasi. Dalam sambutannya, Direktur RSMB, drg. Hendrianto, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan komitmen rumah sakit untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan yang makin profesional dan sesuai standar K3 nasional. “Sertifikasi ini memastikan layanan MCU kami telah memenuhi standar resmi untuk mendukung kesehatan pekerja di berbagai sektor industri. Perusahaan dari skala kecil hingga besar dapat mengandalkan RS Mitra Bangsa untuk pemeriksaan kesehatan, baik di perusahaan maupun di rumah sakit,”ujarnya. Sementara itu, Ketua Yayasan Bumi Walisongo, dr. Mega Anggun Sylvia, menambahkan bahwa RS Mitra Bangsa kini semakin siap memperluas layanan K3. “Dengan status PJK3 ini, kami lebih siap memberikan layanan MCU yang cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan perusahaan. Komitmen kami adalah mendukung kesehatan tenaga kerja secara berkelanjutan,” jelasnya. Ketua DPK APINDO Pati, Agus Setiawan, ST, juga menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. “Kami mengapresiasi langkah RS Mitra Bangsa dalam memenuhi standar PJK3. Ini menunjukkan komitmen nyata rumah sakit dalam mendukung dunia usaha, terutama dalam memastikan kesehatan dan keselamatan pekerja,” ujarnya. Dengan diperolehnya PJK3, RS Mitra Bangsa berkomitmen terus memperkuat layanan keselamatan dan kesehatan kerja. Melalui fasilitas pemeriksaan yang lengkap, tenaga medis kompeten, serta kemampuan pelayanan on-site di perusahaan, RS Mitra Bangsa siap menjadi mitra strategis bagi industri dalam menjaga produktivitas tenaga kerja. RS Mitra Bangsa mengajak seluruh perusahaan di Pati dan sekitarnya untuk berkolaborasi dalam mewujudkan budaya K3 yang lebih kuat. Dengan pelayanan MCU yang profesional dan berstandar nasional, RS Mitra Bangsa siap mendukung kebutuhan kesehatan kerja secara menyeluruh.
11 Nov 2025 RS Mitra Bangsa  |  48
Awas Gagal Jantung! Apa Tandanya?
Walaupun sering dianggap sama, ternyata serangan jantung dan gagal jantung adalah dua kondisi yang berbeda. Walaupun keduanya sama-sama menyerang jantung, namun penyebab, gejala, dan penanganannya berbeda. Namun keduanya sama-sama bisa menyebabkan kematian bila tidak mendapatkan penanganan yang tepat. Serangan jantung terjadi saat terjadi penyumbatan di pembuluh darah koroner, yang disebabkan oleh sel-sel otot jantung yang tidak mendapatkan oksigen secara cukup. Serangan ini terjadi secara mendadak dan dapat menajdi buruk dengan cepat. Sementara itu, gagal jantung terjadi karena otot jantung yang melemah secara perlahan, sehingga jantung tidak mampu lagi memompa darah ke seluruh tubuh. Penyakit kardiovaskular atau gangguan pada jantung dan pembuluh darah, menjadi masalah kesehatan global yang semakin meningkat di antara Penyakit Tidak Menular. Untuk itu, mari kita kenali lebih dini tanda-tanda penyakit jantung atau gagal jantung: 1. Sesak Napas Gejala ini dapat muncul ketika melakukan aktivitas berat maupun ringan. Selain itu, sesak napas juga terjadi saat berbaring akibat jantung tidak dapat memompa darah yang cukup. 2. Bengkak Pada Kaki Kondisi ini dikenal dengan sebutan edema. Edema disebabkan oleh kegagalan jantung yang tidak dapat memompa darah melalui arteri dan kembali ke vena. Akibatnya, darah menjadi menggenang pada tubuh bagian bawah. 3. Mudah lelah Berkurangnya pasokan darah dari jantung menuju otot bisa membuat cepat lelah dan lesu, terutama saat beraktivitas. Begitu juga ketika otak tidak cukup mendapat pasokan darah. Otak menjadi kekurangan oksigen dan membuat sering merasa pusing 4. Gangguan Irama Jantung atau aritmia Aritmia bisa mengakibatkan detak jantung terlalu cepat. Kondisi ini terjadi karena jantung bekerja lebih keras dari sebelumnya. Namun, detak jantung yang lambat juga memungkinkan seseorang mengalami gagal jantung. 5. Batuk Terus-Menerus Kondisi ini disebabkan oleh kontraksi jantung yang cenderung melemah sehingga cairan bisa kembali ke bagian paru-paru. Nah kalau Sobat Mitra merasakan gejala seperti tadi, segera konsultasikan ke dokter ya! Karena setiap detak jantungmu adalah harapan untuk orang-orang tercinta
27 Oct 2025 RS Mitra Bangsa  |  140
Deteksi Gejala Awal Stroke dengan FAST
Stroke adalah suatu kondisi serius yang terjadi karena aliran darah menuju otak terganggu atau berkurang, hal ini disebabkan oleh pembuluh darah yang tersumbat (stroke iskemik) maupun pembuluh darah pecah (stroke hemoragik). Tanpa aliran darah yang cukup, otak kehilangan suplai oksigen, sehingga sel-sel di area tertentu akan rusak. Dampaknya, fungsi tubuh yang dikendalikan oleh area otak tersebut ikut terganggu. Stroke dapat menyebabkan pengidapnya mengalami kecacatan sebagian bahkan seluruh tubuh. Tindakan cepat dan harus dilakukan untuk mencegah kecacatan, salah satunya dengan metode FAST   Deteksi Gejala Awal Stroke dengan FAST Face : Posisi wajah tampak tidak simetris (lebih dominan ke satu sisi), atau mati rasa seisi wajah dan kesulitan menelan secara tiba-tiba. Arm : Lengan terasa lemah atau tidak mampu mencapai level yang sama dengan tangan satunya. Speech : Gangguan bicara atau kesulitan bicara secara tiba tiba Time: Saatnya menghubungi petugas medis dan segera membawa ke rumah sakit terdekat untuk menyelamatakan nyawa korban.   Layanan Darurat RS Mitra Bangsa (0295) 382555
23 Oct 2025 RS Mitra Bangsa  |  239
RSMB Perkuat Layanan Diagnostik dengan Optimalisasi Pemeriksaan CT Scan
PATI, 22 Oktober 2025 – Dalam upaya memperkuat layanan diagnostik yang cepat dan akurat, Rumah Sakit Mitra Bangsa (RSMB) Pati mengoptimalkan penggunaan teknologi CT Scan terbaru untuk menunjang proses penegakan diagnosis medis. Pemeriksaan ini kini menjadi salah satu layanan unggulan yang banyak dimanfaatkan masyarakat, khususnya dari wilayah Kabupaten Pati dan sekitarnya. CT Scan (Computerized Tomography) adalah metode pencitraan medis yang menggabungkan teknologi sinar-X dan komputer untuk menghasilkan gambar detail dari bagian dalam tubuh. Pemeriksaan ini sangat dibutuhkan untuk mendiagnosis berbagai kondisi seperti stroke, cedera, tumor, infeksi, dan gangguan organ dalam lainnya. Dengan peningkatan teknologi pada alat yang digunakan, proses pemeriksaan kini dapat dilakukan lebih cepat, dengan hasil yang lebih tajam dan informatif. Ketua Pembina Yayasan Walisongo Pati, Dra. Hj. Suhartini, menyampaikan bahwa peningkatan layanan ini merupakan bagian dari komitmen RS Mitra Bangsa dalam menjawab kebutuhan masyarakat. "Peningkatan layanan CT Scan ini menunjukkan komitmen RS Mitra Bangsa dalam menghadirkan pelayanan medis yang modern dan terpercaya. Kami akan terus mengembangkan fasilitas demi menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat secara menyeluruh," ujarnya. Direktur RS Mitra Bangsa, drg. Hendrianto Trisnowibowo, MARS, menegaskan pentingnya layanan diagnostik yang cepat dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. "CT Scan sangat penting untuk mempercepat diagnosis, terutama pada kasus darurat. Dengan layanan 24 jam dan keterjangkauan bagi semua pasien termasuk BPJS, kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan pemeriksaan yang cepat, akurat, dan tanpa harus keluar daerah," jelasnya. Layanan Radiologi di RS Mitra Bangsa mencakup pemeriksaan USG, CT Scan, dan rontgen yang terbuka untuk seluruh pasien, baik umum, peserta BPJS, maupun pemegang asuransi swasta. Dengan adanya peningkatan ini, masyarakat tidak perlu lagi dirujuk ke luar kota hanya untuk mendapatkan pemeriksaan radiologi lanjutan. Kecepatan, ketepatan, dan kemudahan akses menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang merata dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Sebagai bentuk komitmen peningkatan kualitas pelayanan, RS Mitra Bangsa telah memperbarui perangkat CT Scan dari kapasitas 16 slices menjadi 32 slices. Peningkatan ini memungkinkan proses pemindaian berlangsung lebih cepat, dengan hasil pencitraan yang lebih detail, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pasien selama pemeriksaan.
08 Oct 2025 RS Mitra Bangsa  |  842
Pakai Softlens Nggak Harus Bikin Mata Iritasi Asal Tahu Caranya
Kata softlens atau lensa kontak tentu sudah tidak asing di telinga Sobat Mitra. Softlens adalah salah satu pilihan untuk beberapa orang dengan masalah penglihatan karena dinilai lebih praktis dibandingkan kaca mata. Biasanya, softlens digunakan oleh penderita rabun dekat, rabun jauh, atau astigmatisme. Namun ternyata di balik manfaatnya untuk membantu penglihatan dan estetika, softlens juga dapat berdampak pada kesehatan mata, terutama bila penggunaannya tidak tepat. Dampak penggunaan softlens penting untuk diketahui para pengguna agar tidak sembarangan memakainya. Softlens dapat membuat mata menjadi kering, akibatnya membuat mata terasa sakit, terbakar, atau sensasi terasa ada yang mengganjal.  Softlens dapat membuat konjungtivitis atau mata menjadi merah. Hal ini bisa disebabkan karena infeksi oleh bakteri yang dapat menyebabkan komplikasi pada bagian telinga bahkan lapisan pelindung saraf tulang belakang otak. Menyebabkan abrasi kornea atau goresan pada mata. Biasanya ditandai dengan rasa tidak nyaman hingga sakit pada bagian mata. Hal ini dapat menyebabkan penurunan kemampuan penglihatan. Softlens juga dapat menyebabkan infeksi kornea. Gejala yang dialami biasanya berupa mata merah dan berair, hingga pembengkakan kelopak mata. Bisa menyebabkan ptosis. Ptosis mengakibatkan kelopak mata menjadi turun sehingga menyebabkan mata terlihat seperti mengantuk. Hal ini terjadi karena cairan yang masuk ke dalam jaringan sehingga menarik kelopak mata.   Namun Sobat Mitra tidak perlu khawatir. Softlens tetap aman digunakan jika dirawat dengan baik. Lakukan tips berikut ini agar tetap aman saat memakai softlens. Softlens harus rutin dibersihkan dengan larutan khusus sesuai instruksi penggunaan yang tertera di kemasan produk maupun petunjuk dokter. Lepas softlens saat mandi dan berenang dan jangan pakai lagi softlens yang sudah terlihat rusak. Lepaskan softlens saat tidur, karena dapat meningkatkan peradangan pada kornea dan berisiko menyebabkan kebutaan. Bersihkan tempat penyimpanan softlens setidaknya 1 kali setiap minggu. Selain itu, ganti tempat penyimpanan dengan yang baru setiap 3 bulan sekali. Cuci tangan sebelum memakai dan melepas softlens. Kebersihan tangan sangat menentukan keamanan softlens. Meski terlihat bersih, bukan berarti tangan anda terbebas dari kuman.
22 Sep 2025 RS Mitra Bangsa  |  1.178
Tips Memilih Pasangan yang Ideal
Memiliki pasangan yang ideal adalah harapan semua orang. Namun ironisnya, banyak dari kita yang tidak mendapatkan kenyamanan bahkan rasa aman dalam menjalani suatu hubungan. Hubungan ini dapat membuat korbannya merasa rendah diri bahkan dapat memicu gangguan kesehatan mental, seperti stres, depresi, dan gangguan kecemasan. Tak hanya kesehatan mental, beban yang dirasakan seseorang dalam hubungan yang tidak ideal ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan fisik, seperti gangguan psikosomatik. Lalu seperti apa yang harus diperhatikan untuk membentuk suatu hubungan yang ideal? 1. Pentingnya Komitmen Kamu dan pasangan harus memiliki prinsip dan tujuan hidup yang jelas. Memiliki visi dan tujuan yang sama dapat membuat hubunganmu lebih nyaman. Jadi, temukan pasangan yang memiliki komitmen jelas. 2. Kematangan Emosional Setiap orang dilengkapi dengan kekurangan dan beban emosional. Temukan pasangan yang dapat mengontrol diri serta tidak membiarkan emosi sesaat mengatur tindakannya. 3. Keterbukaan Satu Sama Lain Salah satu hal yang harus dimiliki dalam diri pasangan adalah keterbukaan. Komunikasi yang terbuka dan jujur sangat penting untuk mempertahankan hubungan yang sehat. 4. Saling Menghormati Kamu tidak hanya dapat merasa aman dalam hubungan yang saling menghormati, namun kamu juga dapat mengembangkan kemandirian. Memiliki hubungan saling menghormati dapat membuat kamu dan pasangan tidak kehilangan jati diri. 5. Memiliki Empati Memiliki pasangan yang mendengarkan dan memahami apa yang pasangan rasakan penting untuk memperbaiki kualitas hubungan. Tak hanya kepada pasangannya, hubungan yang sehat semestinya juga memberikan manfaat kepada lingkungan pasangan, seperti keluarga dan teman-teman pasangan.Jadi bagaimana Sobat Mitra, apakah hubunganmu saat ini sudah cukup ideal?