Artikel RS Mitra Bangsa

Cari Artikel
12 Dec 2024 RS Mitra Bangsa  |  274
Mengapa Terjadi Bell’s Palsy?
Pernahkah Sobat Mitra mengalami kelumpuhan wajah sebelah? Atau pernahkah kamu melihat orang lain mengalaminya? Hal seperti ini biasa disebut Bells palsy. Bells palsy merupakan kelemahan yang terjadi pada salah satu sisi otot wajah. Umumnya keadaan ini bersifat sementara. Bell’s palsy membuat satu sisi wajah akan terlihat melorot. Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, namun beberapa keadaan yang lebih rentan mengalami Bells palsy adalah wanita hamil, pengidap diabetes, dan HIV. Bell’s palsy akan membuat seseorang bisa tersenyum hanya pada satu sisi wajah, dan biasanya mata di sisi yang terkena juga menolak untuk menutup, yang sampai saat ini belum diketahui secara pasti apa penyebabnya.   Meskipun belum diketahui secara pasti penyebabnya, namun banyak ahli meyakini kondisi ini adalah hasil dari pembengkakan dan peradangan saraf yang mengontrol otot-otot di satu sisi wajah, dan juga reaksi yang terjadi setelah infeksi virus. Kondisi ini diduga terjadi karena saraf yang mengendalikan otot wajah tertekan atau terganggu. Selain itu, ahli juga menyebutkan penyebab kelumpuhan ini disebabkan oleh peradangan infeksi virus, seperti virus herpes. Berikut adalah beberapa penyebab yang mungkin dapat menyebabkan Bells palsy pada wajah: Cedera karena operasi Cedera pada wajah akibat luka retak pada dagu atau pada tulang tengkorak. Faktor keturunan, kondisi ini terjadi pada anak yang terlahir dengan kelemahan atau kelumpuhan pada wajah.   Jika Sobat Mitra dalam kondisi Bells palsy, disarankan untuk melakukan car aini: Rutin memberikan tetes air mata buatan agar tidak kering. Tutupi bagian mata dengan kapas bersih ketika sulit menutup mata. Lindungi mata dari cedera karena gangguan ini dapat memengaruhi refleks berkedip. Oleskan bagian wajah yang sakit dengan handuk yang direndam air hangat Jaga kesehatan dengan melakukan diet seimbang dan olahraga teratur. Selain itu, agar tidak memperparah kondisi, sobat mitra juga harus menghindari aktivitas seperti: Hindari makanan yang keras dan kenyal, lalu pilih makanan yang lembut dan mudah dikunyah. Hindari konsumsi makanan yang menyebabkan batuk Hindari makanan yang berserat, kenyal, serta memiliki biji atau kulit. Hindari mengonsumsi makanan dalam porsi yang besar Hindari melakukan ekspresi dan latihan wajah
10 Dec 2024 RS Mitra Bangsa  |  3.679
Kenapa Keseleo Tidak Boleh Diurut?
Pergelangan kaki yang terkilir atau keseleo adalah sebuah cedera yang terjadi akibat renggang atau robeknya pita-pita jaringan yang keras atau ligamen yang membantu menyatukan tulang pergelangan kaki. Ligamen memiliki fungsi menstabilkan sendi dan mencegah gerakan yang berlebihan. Pergelangan kaki yang mengalami keseleo, disebabkan oleh cedera ligamen di sisi luar pergelangan kaki. Seseorang yang mengalami keseleo tidak diperbolehkan untuk diurut. Mengurut bagian yang keseleo dapat merusak jaringan otot, sehingga jaringan ligamen yang bermasalah semakin parah. Maka dari itu, seseorang yang keseleo akan mengalami bengkak saat diurut. Cara yang paling baik untuk meredam gejala dari keseleo adalah dengan mengistirahatkan bagian yang keseleo, sehingga ketegangan yang terjadi dapat berkurang. Perawatan untuk pergelangan kaki yang keseleo berbeda tergantung pada tingkat keparahan yang dialami. Sobat Mitra juga dapat membalut anggota tubuh yang keseleo dengan perban elastis selama 2-3 hari agar persendian dapat beristirahat, sehingga dapat lebih cepat pulih dan dapat beraktivitas kembali. Sobat Mitra juga dapat menggunakan air es untuk mengompres bagian yang keseleo selama 15-20 menit untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan. Namun mengompres dengan air es tidak dianjurkan bagi penderita diabetes atau yang memiliki gangguan pembuluh darah. Saat terkilir/keseleo, Sobat Mitra dianjurkan untuk berbaring dan mengangkat kaki yang terkilir lebih tinggi dari dada atau pinggul, untuk mengurangi pembengkakan dan memar. Selain itu, saat terkilir/keseleo Sobat Mitra juga harus membatasi kegiatan fisik, terutama kegiatan yang menyebabkan cedera menjadi lebih parah.   Evaluasi medis sangat diperlukan Meskipun tindakan perawatan diri dan obat penghilang rasa sakit dapat meringankan gejala yang terjadi, evaluasi medis mungkin diperlukan untuk mengungkapkan seberapa parah pergelangan kaki kamu mengalami keseleo dan untuk menentukan perawatan yang tepat. Pasalnya, mengurut bagian yang keseleo dapat merusak jaringan otot, sehingga jaringan ligamen yang bermasalah semakin menjadi-jadi. Maka dari itu, seseorang yang keseleo akan mengalami bengkak karena mendapatkan urut dari tukang pijat.
18 Nov 2024 RS Mitra Bangsa  |  134
Kenali Efek Overthinking Bagi Kesehatan
Beberapa kebiasaan dapat menyebabkan seseorang overthinking. Bisa jadi pengalaman masa lalu, tekanan untuk melakukan dan mendapatkan sesuatu secara sempurna, atau perasaan khawatir yang berlebihan juga menjadi penyebab seseorang sering overthinking. Ironisnya, kebiasaan ini bisa menyebabkan stress hingga gangguan kecemasan. Tak hanya itu, kebiasaan memikirkan sesuatu secara berlebihan juga berdampak pada kesehatan. Diantaranya, menyebabkan sel-sel otak lelah, sulit untuk fokus sehingga tidak mampu menghasilkan ide, dan dapat memicu stres. Overthinking bisa membuat insomnia atau kesulitan tidur yang mengakibatkan seseorang lebih sensitif dan mudah marah. Gangguan tidur akibat overthinking berdampak pada aktivitas harian dan juga produktivitas kerja yang menurun. Kebiasaan overthinking juga menjadi penyebab seseorang sulit mengontrol nafsu makan, bisa membuat seseorang kehilangan selera makan atau justru malah makan berlebihan. Untuk mengurangi kebiasaan overthinking, kamu perlu melakukan beberapa hal seperti: Gunakan kasur dan bantal yang berkualitas Hindari gangguan dari paparan cahaya Pastikan kamar terhindar dari suara bising Gunakan suhu ruangan yang tepat   Kondisi tidur yang baik untuk kesehatan ditentukan oleh pola tidur yang seimbang antara kuantitas dan kualitas tidur. Sebagian orang beranggapan bahwa pola tidur yang tepat adalah hanya mencukupi kebutuhan kuantitas tidur, padahal kualitas tidur sangat berpengaruh terhadap kesehatan seseorang terutama kesehatan psikologis. Tidur adalah cara kita untuk mengistirahatkan serta memulihkan sel-sel dalam organ tubuh setelah seharian melakukan aktivitas. Saat kita tidur, neurotransmitter dalam otak dan sel-sel dalam tubuh kita masih bekerja seperti biasanya. Untuk memperbaiki kulitas tidur, Sobat Mitra juga harus melakukan kebiasaan sehat seperti berolahraga ringan sebelum tidur, hindari makanan dan minuman berkafein atau mengandung kadar gula tinggi sebelum tidur, melakukan aktivitas menenangkan untuk pengantar tidur seperti membaca buku atau mendengarkan musik, dan jangan terlalu lama menatap layar ponsel/televisi agar tidak mengganggu waktu istirahatmu.
18 Nov 2024 RS Mitra Bangsa  |  1.549
Pentingnya Imunisasi Lengkap untuk Anak
Hai Sobat Mitra. Imunisasi adalah pemberian vaksin guna melindungi tubuh agar kebal terhadap penyakit tertentu. Vaksin terbuat dari kuman yang sudah melalui proses pelemahan atau bahkan dimatikan. Imunisasi dapat merangsang terbentuknya zat antibodi dari sistem kekebalan tubuh yang kuat. Pemberian vaksin akan melindungi tubuh anak terhadap infeksi sejumlah penyakit menular di masa mendatang. Imunisasi sangat bermanfaat bagi bayi dan anak, sebab imunisasi dapat melindungi tubuh bayi dari serangan dan ancaman bakteri / virus tertentu, mencegah bayi dari tertularnya penyakit yang disebabkan oleh bakteri / virus, meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan status kesehatan bayi / anak, mencegah penyakit yang berdampak pada kualitas tumbuh kembang dan produktivitas sumber daya manusia di masa depan. Imunisasi juga membantu orang tua untuk mengurangi kecemasan bayi tertular penyakit berbahaya, serta terbukti memberikan perlindungan secara aman, cepat, dan efektif. Tidak hanya berfungsi menghindarkan anak dari serangan penyakit, imunisasi bayi juga bisa melindungi masyarakat luas, sebab imunisasi membantu meminimalkan terjadinya penyebaran penyakit.   Beberapa Imunisasi dasar yang diwajibkan oleh pemerintah untuk diberikan kepada anak antara lain :   Imunisasi Hepatitis B diberikan untuk melindungi bayi dengan memberi kekebalan dalam tubuhnya, serta mencegah penyakit Hepatitis B. Imunisasi BCG adalah imunisasi yang digunakan untuk mencegah terjadinya penyakit TBC yang berat. Imunisasi Polio merupakan imunisasi yang dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit Poliomyelitis yang dapat menyebabkan kelumpuhan pada bayi dan anak. Imunisasi DPT (Difteri, Pertusis, Tetanus). Imunisasi campak merupakan bagian dari imunisasi rutin yang diberikan pada bayi dan anak   Imunisasi dasar bertujuan mendapatkan kekebalan awal secara aktif, sedangkan imunisasi lanjutan lebih bertujuan mempertahankan tingkat kekebalan dan perpanjang masa perlindungan. Peran serta masyarakat untuk terus meningkatkan lagi kesadaran dan motivasi akan pentingnya dan manfaat melakukan imunisasi dasar lengkap pada bayi dan anak.   Jika anak tidak mendapatkan imunisasi, dikhawaitrkan akan berdampak pada penurunan daya tahan tubuh yang akan lebih cepat turun jika bayi/anak memiliki status gizi yang buruk, sehingga menimbulkan berbagai macam masalah kesehatan dan terserangnya berbagai penyakit akibat malnustrisi, seperti TBC, Hepatitis B, Tetanus, Radang selaput otak, polio, cacar air, infeksi saluran pencernaan, dan lain lain. Jadi, imunisasi untuk bayi/anak sangat penting ya Sobat Mitra agar si kecil tetap sehat dan memiliki imun yang bagus dalam proses tumbuh kembangnya.
18 Nov 2024 RS Mitra Bangsa  |  171
Kenali Gejala Kanker Anak Sejak Dini
WHO mencatat, penderita kanker di seluruh dunia dideteksi mencapai 20 juta kasus pada tahun 2022 lalu. Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukan dari 10 juta kematian akibat kanker di dunia, sekitar 70 persen kematian di antaranya terjadi di negara berkembang termasuk Indonesia. Penyakit kanker memang mengkhawatirkan, namun bukan berarti tidak bisa disembuhkan. Penyakit ini dapat dengan mudah menyebar dan belum ada obat khusus untuk menyembuhkannya. Tidak hanya orang dewasa, Penyakit ini dapat menyerang segala usia, tidak terkecuali anak-anak. Kanker bisa lebih fatal jika diidap oleh anak-anak karena imunitas mereka cenderung belum terbentuk secara sempurna seperti orang dewasa. Oleh karena itu, Sobat Mitra harus tau gejala-gejala yang mungkin dialami untuk mengantisipasi si kecil terserang penyakit Kanker.   Gejala Kanker pada anak cukup beragam, tergantung pada jenis kanker yang diderita oleh sang anak. Beberapa gejala yang harus diwaspadai antara lain:   Perut membuncitKondisi perut membuncit bisa disebabkan oleh berbagai hal yang mengkhawatirkan, diantaranya kemungkinan terjadinya kanker hati dan kanker lambung. Gejala umum yang terjadi jika seseorang mengidap Kanker Hati dan Kanker Lambung, biasanya pengidap akan mengalami kembung, kehilangan napsu makan, hingga mual dan muntah.   Nyeri pada tulang, kaku hingga bengkak tanpa ada riwayat infeksi Pada gejala ini Sobat Mitra perlu waspada, sebab dikhawatirkan nyeri pada tulang terjadi akibat kanker tulang yang mungkin saja menyerang si kecil. Gejala awal kanker tulang yang biasa terjadi yaitu rasa nyeri dan membengkak pada tulang yang tumbuh sel kanker. Selain itu, ada beberapa gejala lain dari kanker tulang yang perlu Sobat Mitra ketahui, seperti mengalami patah tulang secara tiba tiba hingga tubuh mengalami mati rasa.   Sakit kepala tidak kunjung hilang Sobat Mitra juga perlu waspada jika si kecil merasakan sakit kepala yang tak kunjung sembuh, dikhawatirkan gejala ini terjadi akibat adanya tumor otak yang menyerang buah hati anda. Penyakit ini juga ditandai dengan gangguan penglihatan yang terjadi pada pengidapnya.   Berat badan menurun Jika anak mengalami penurunan berat badan secara terus menerus, anda perlu waspada. Seseorang yang mengidap penyakit kanker biasanya mengalami penurunan nafsu makan secara terus menerus sehingga menyebabkan penurunan berat badan.   Demam secara tiba-tiba Anak memang biasa mengalami sakit hingga demam. Namun, jika demam sering terjadi tanpa sebab yang jelas, Sobat Mitra perlu waspada. Hal tersebut bisa menjadi pertanda Leukimia. Leukemia merupakan kanker darah, dan jenis kanker ini yang paling umum diidap oleh anak-anak.   Adanya benjolan/pembengkakan yang tidak nyeri Gejala kanker lainnya yang harus diperhatikan adalah munculnya benjolan atau pembengkakan pada tubuh anak. Benjolan tersebut bisa muncul di tempat-tempat yang tidak biasa di tubuh anak dan biasanya tidak terasa nyeri.   Terjadinya perdarahan (mimisan) 4-5 kali dalam sebulan Mimisan adalah jenis perdarahan yang biasa dialami jika seorang anak mengidap kanker. Mimisan terjadi karena pembuluh darah yang berada pada bagian depan hidung masih terlalu tipis. Namun jika hidung anak sering berdarah paling tidak 4–5 kali sebulan, Sobat Mitra perlu waspada, sebab bisa jadi ini merupakan gejala kanker.   Luka tak kunjung sembuh Anak-anak memang sering terluka dan mengalami lecet pada tubuhnya. Hal tersebut dikarenakan si kecil berada pada masa aktif dan senang bermain. Jika tubuh anak mengalami luka lecet dan tak kunjung sembuh, ada baiknya Sobat Mitra perlu waspada, bisa jadi ini merupakan gejala kanker.   Kelenjar getah bening membesar Membesarnya kelenjar getah bening sebagai gejala kanker, biasanya ditandai dengan pembengkakan yang terjadi di bagian leher, pangkal paha, ketiak, dada, perut, atau bagian tubuh lainnya yang terdapat kelenjar getah bening.   Muntah terus menerus Mual dan muntah yang terjadi secara terus menerus biasanya menunjukkan gejala kanker seperti kanker otak, kanker lambung, kanker hati dan beberapa jenis kanker lainnya. Untuk itu, jika anak anda mengalami mual dan muntah, segera lakukan pemeriksaan untuk mendapatkan diagnosa dan penanganan secara cepat.   Itulah gejala yang mungkin terjadi jika anak mengidap kanker. Segera konsultasikan ke fasilitas Kesehatan jika si kecil merasakan salah satu gejala di atas, untuk mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat.
18 Nov 2024 RS Mitra Bangsa  |  124
Hindari Gangguan Pendengaran Kronis
Hai Sobat Mitra. Telinga adalah salah satu dari panca indra yang sangat penting dan harus dijaga. Sebab, jika kesehatan dan kebersihan telinga tidak dijaga dengan baik, dapat terjadi gangguan pada pendengaran dan keseimbangan. Merawat kebersihan dan kesehatan telinga penting dilakukan untuk mencegah berbagai masalah pada telinga, seperti infeksi telinga, telinga berdengung, hingga gangguan pendengaran, atau bahkan tuli secara mendadak.   Terdapat 5 Jenis Gangguan Pendengaran yang perlu Sobat Mitra Ketahui   Gangguan Pendengaran Konduksi/Konduktif Kondisi yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan pendengaran konduksi adalah adanya cairan di telinga bagian tengah, terlalu banyak kotoran telinga, masuknya benda asing ke saluran telinga bagian luar, atau terjadinya infeksi pada telinga bagian tengah.   Gangguan Pendengaran Sensorneural Gangguan sensorineural adalah gangguan pendengaran yang menyebabkan tuli permanen, maka gangguan pendengaran ini disebut gangguan yang paling fatal, sebab gangguan tuli permanen tidak dapat diobati dengan obat-obatan, berbagai tes fisik, atau pembedahan. Pengidap gangguan pendengaran ini hanya mampu mendengar suara dalam volume rendah, hal ini biasanya disebabkan oleh trauma kepala, malformasi di telinga bagian dalam, faktor usia, sampai faktor genetik.   Gangguan Pendengaran Campuran Jenis gangguan pendengaran ini adalah campuran dari gangguan pendengaran konduksi dan sensorineural. Gangguan telinga ini bisa terjadi secara bersamaan, misalnya pengidap mengalami trauma kepala yang sekaligus mengenai telinga bagian tengah dan dalam.   Gangguan Pendengaran Simetris dan Asimetris Kondisi ini biasanya diakibatkan pernah mengalami benturan yang cukup keras pada salah satu sisi telinga. Gangguan pendengaran simetris terjadi ketika kedua telinga mengalami derajat penurunan kemampuan mendengar yang sama. Sedangkan, tuli asimetris terjadi ketika derajat penurunan kemampuan mendengar terdapat perbedaan antara kedua telinga.   Gangguan Pendengaran Mendadak dan Progresif Jika seseorang tidak bisa mendengar secara tiba-tiba, artinya seseorang tersebut mengalami tuli mendadak. Namun jika kamu mengalami gangguan pendengaran yang kondisinya semakin lama semakin memburuk, artinya kamu mengidap penyakit gangguan pendengaran jenis progresif.   Lalu apa yang harus dilakukan agar terhindar dari berbagai bahaya pendengaran?   Untuk mengetahui kesehatan telinga dan apakah telinga berfungsi dengan baik, maka Sobat Mitra perlu melakukan Check Up dengan Tes Audiometri. Pemeriksaan audiometri adalah suatu pemeriksaan yang dilakukan dengan tujuan untuk memeriksa fungsi pendengaran seseorang dengan cara mendengarkan suara, nada, atau frekuensi tertentu. Pemeriksaan medis ini dilakukan untuk mengetahui apakah terjadi gangguan pendengaran, biasanya terjadi setelah prosedur operasi dilakukan pada pengidap tumor yang terdapat pada telinga atau area di sekitarnya.   Kapan Tes Audiometri diperlukan?   Sobat Mitra perlu segera untuk tes Audiometri jika merasakan situasi seperti diantaranya: Terjadi penurunan kualitas pendengaran. Telinga mengeluarkan dengungan. Telinga seperti terasa penuh. Keluar cairan dari telinga. Mengalami gangguan keseimbangan. Mengalami trauma pada telinga.   Jika Sobat Mitra merasakan adanya gangguan pada pendengaran yang menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari, segera lakukan pemeriksaan Audiometri, dan konsultasikan dengan Dokter Spesialis THT di RS Mitra Bangsa