Mengenal Apa Itu Penyakit Anjing Gila?
Hai Sobat Mitra. Rabies adalah penyakit yang disebabkan oleh virus rabies yang menyerang otak dan sistem saraf manusia. Penyakit ini umumnya ditularkan melalui gigitan hewan yang terinfeksi, seperti anjing, kelelawar, atau kucing yang terinfeksi virus rabies. Gejala awal rabies biasanya ditandai dengan demam, sakit kepala, yang kemudian berkembang menjadi gejala neurologis yang lebih serius. Setelah gejala muncul, rabies hampir selalu berakibat fatal, sehingga penting untuk segera mendapatkan perawatan medis setelah terpapar virus. Tak hanya melalui gigitan, rabies bisa ditularkan melalui jilatan, atau cakaran pada luka terbuka. Di Indonesia, penyakit ini biasa dikenal dengan sebutan penyakit anjing gila. Hal ini karena hewan yang paling sering menyebabkan rabies adalah anjing.
Gejala yang ditimbulkan oleh virus rabies bervariasi, tergantung waktu antara masuknya virus ke dalam tubuh. Masa inkubasi penyakit ini pada hewan berkisar 3-8 minggu. Sementara pada manusia memiliki masa inkubasi lebih cepat, yaitu 2-8 minggu pada umumnya, namun terkadang bisa lebih cepat yaitu 10 hari atau hampir 2 tahun. Setelah virus masuk ke dalam tubuh manusia, selama sekitar 2 minggu virus akan tetap tinggal di dekat tempat gigitan. Faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengidap penyaki ini, adalah bersentuhan dengan hewan liar yang terinfeksi, terlebih jika memiliki luka terbuka pada kulit.
Berikut beberapa gejala rabies yang umumnya muncul 3 hingga 12 minggu setelah kontak langsung dengan hewan terinfeksi.
- Suhu tubuh meningkat
- Sakit kepala.
- Rasa tidak nyaman di bekas gigitan seperti terbakar
Gejala tersebut dapat berkembang seiring berjalannya waktu, seperti:
- Kebingungan atau perilaku agresif.
- Halusinasi
- Mulut memproduksi air liur berlebih
- Kejang otot
- Kesulitan menelan dan bernapas
- Kelumpuhan
Hingga saat ini belum ada pemeriksaan yang dapat mendiagnosis infeksi virus rabies. Penyakit ini umumnya baru bisa terdeteksi setelah pengidap mengalami gejala.. Jika gejala tersebut dialami oleh Sobat Mitra, silahkan untuk berkonsultasi dengan dokter dan segera lakukan vaksinasi.
