Apa Itu Poliklinik Painless? Kenali Layanan yang Membantu Mengatasi Nyeri Tanpa Operasi
Nyeri bukan sekadar rasa sakit. Nyeri yang berlangsung terus-menerus dapat mengganggu tidur, pekerjaan, aktivitas sehari-hari, hingga menurunkan kualitas hidup. Karena itu, diperlukan penanganan yang tidak hanya berfokus pada menghilangkan rasa sakit, tetapi juga mencari penyebab dan membantu pasien kembali beraktivitas dengan nyaman (integrated pain service).
Salah satu layanan yang secara khusus menangani kondisi tersebut adalah Poliklinik Painless atau Pain Clinic, yaitu layanan kesehatan yang berfokus pada evaluasi dan penanganan nyeri, terutama nyeri yang menetap, berulang, atau kompleks.
Apa Itu Poliklinik Painless?
Poliklinik Painless merupakan layanan yang dirancang untuk membantu pasien dengan berbagai keluhan nyeri melalui pendekatan yang disesuaikan dengan penyebab dan mekanisme nyeri.
Berbeda dengan anggapan bahwa klinik nyeri hanya memberikan obat atau suntikan, proses penanganan biasanya diawali dengan evaluasi menyeluruh. Dokter dapat menilai riwayat keluhan, lokasi dan pola nyeri, fungsi saraf, kekuatan otot, kondisi sendi, aktivitas sehari-hari, kualitas tidur, serta faktor lain yang dapat memengaruhi pengalaman nyeri.
Dengan demikian, tujuan Poliklinik Painless bukan semata-mata membuat pasien "tidak merasakan sakit sama sekali", tetapi membantu mengurangi nyeri, memperbaiki fungsi tubuh, meningkatkan kualitas tidur, dan mengembalikan kemampuan pasien dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
“Comprehensive pain management for a better quality of life”
Nyeri Apa Saja yang Dapat Ditangani?
Nyeri dapat memiliki berbagai penyebab dan karakteristik. Beberapa jenis keluhan yang dapat dievaluasi di layanan nyeri antara lain:
1. Nyeri otot, tulang, dan sendi (Muskuloskeletal)Contohnya meliputi:
- Nyeri punggung bawah
- Nyeri leher dan bahu
- Nyeri lutut
- Nyeri pinggul
- Nyeri akibat osteoarthritis
- Nyeri otot yang menetap
Keluhan tersebut dapat membatasi gerakan dan membuat seseorang kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari.
Nyeri neuropatik dapat memiliki sensasi yang berbeda dari nyeri biasa. Pasien dapat merasakan nyeri seperti terbakar, tertusuk, kebas, kesemutan, atau seperti tersengat listrik.
Kondisi yang dapat berkaitan dengan nyeri saraf antara lain:
- Saraf terjepit
- Neuropati akibat diabetes
- Cedera saraf
- Nyeri setelah herpes zoster
- Nyeri setelah operasi
- Gangguan saraf lainnya
3. Nyeri setelah cedera atau operasi
Pada sebagian pasien, rasa nyeri dapat tetap muncul meskipun luka atau jaringan tampak sudah sembuh. Kondisi tersebut perlu dievaluasi untuk mengetahui kemungkinan sumber nyeri, misalnya dari saraf, jaringan parut, sendi, otot, atau peningkatan sensitivitas sistem saraf.
Beberapa kondisi dapat menyebabkan nyeri yang berlangsung lama atau sulit ditentukan sumbernya. Karena melibatkan berbagai faktor, diperlukan evaluasi yang lebih komprehensif dan terkadang melibatkan beberapa tenaga kesehatan.
Kapan Sebaiknya Berkonsultasi ke Poliklinik Painless?
Jangan menunggu sampai nyeri menjadi sangat berat. Konsultasi kesehatan anda apabila mengalami:
- Nyeri berlangsung atau berulang selama lebih dari tiga bulan.
- Nyeri tidak membaik meskipun sudah mendapatkan pengobatan diawal.
- Nyeri sering kambuh setelah obat dihentikan.
- Nyeri mengganggu tidur, pekerjaan, atau aktivitas sehari-hari.
- Nyeri menjalar ke tangan atau kaki.
- Muncul rasa terbakar, kesemutan, kebas, atau seperti tersetrum.
- Gerakan tubuh semakin terbatas.
- Penggunaan obat nyeri semakin sering atau dosis terus meningkat.
- Hasil pemeriksaan belum menjelaskan seluruh keluhan.
- Nyeri menyebabkan stres, takut bergerak, atau penurunan kualitas hidup.
Apa yang Dilakukan Saat Berkunjung ke Poliklinik Painless?
Pasien tidak langsung menjalani tindakan. Dokter terlebih dahulu melakukan penilaian untuk memahami karakteristik dan penyebab nyeri, seperti:
1. Menggali riwayat nyeriDokter akan menanyakan kapan nyeri mulai muncul, lokasi dan arah penjalarannya, karakter atau sensasi nyeri, aktivitas yang memperberat atau mengurangi nyeri, pengobatan yang pernah dilakukan, serta pengaruh nyeri terhadap tidur dan aktivitas.
2. Pemeriksaan fisik dan saraf
Pemeriksaan dapat meliputi postur, rentang gerak, kekuatan otot, refleks, sensasi kulit, kestabilan sendi, serta area yang memicu nyeri. Pemeriksaan ini membantu dokter memperkirakan sumber dan mekanisme nyeri.
3. Meninjau pemeriksaan sebelumnya
Dokter dapat mempertimbangkan hasil MRI, rontgen, USG, pemeriksaan saraf, atau pemeriksaan laboratorium yang telah dilakukan sebelumnya. Pemeriksaan tambahan diberikan apabila memang diperlukan untuk membantu diagnosis atau menentukan terapi.
4. Menentukan rencana terapi
Setelah evaluasi, dokter menentukan rencana penanganan berdasarkan penyebab, mekanisme nyeri, kondisi kesehatan, serta kebutuhan pasien. Tidak semua pasien membutuhkan obat jangka panjang atau tindakan intervensi.
Input -> Assessment nyeri -> Diagnosis -> Strategi -> Terapi -> Evaluasi -> Rehabilitasi -> Follow Up
Poliklinik Painless hadir sebagai pilihan layanan bagi pasien yang membutuhkan evaluasi dan penanganan nyeri secara komprehensif, terarah, dan sesuai indikasi medis. Penanganan tidak hanya berfokus pada mengurangi intensitas nyeri, tetapi juga membantu pasien bergerak lebih baik, tidur lebih nyaman, kembali beraktivitas, serta meningkatkan kemampuan dalam mengelola nyeri.
Klinik Manajemen Nyeri menerapkan pendekatan biopsikososial dan multimodal yang terintegrasi dengan pelayanan rumah sakit secara komprehensif dan berkesinambungan. Setiap pasien dinilai secara menyeluruh, tidak hanya berdasarkan tingkat nyeri, tetapi juga mempertimbangkan fungsi fisik, kondisi psikologis, kualitas hidup, serta kemampuan pasien dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Untuk memberikan penanganan yang tepat dan menyeluruh, layanan nyeri didukung oleh tim multidisiplin/interdisiplin yang melibatkan berbagai bidang, yaitu Anestesi, Rehabilitasi Medik, Saraf, Orthopedi, Penyakit Dalam, Bedah, Radiologi, Farmasi, Fisioterapi, dan Psikologi. Kolaborasi antarprofesi ini memungkinkan setiap pasien mendapatkan strategi penanganan yang disesuaikan dengan penyebab, kondisi, dan kebutuhan masing-masing.
Penanganan dapat berupa terapi noninvasif maupun prosedur tertentu sesuai indikasi medis, dengan tujuan tidak sekadar membuat nyeri berkurang, tetapi membantu pasien mendapatkan kembali fungsi dan kualitas hidup yang lebih baik.
Kenali penyebab nyeri, jangan biarkan nyeri membatasi aktivitas Anda. Segera konsultasikan kondisi Anda di RS Mitra Bangsa dan dapatkan penanganan yang tepat untuk kembali beraktivitas dengan lebih nyaman.
Untuk informasi seputar pelayanan kesehatan
dapat menghubungi kami nomor berikut:
Call Center : (0295) 382555
Informasi Layanan : 0822-3292-0291
Pendaftaran Rawat Jalan : 0811-2807-043
Pendaftaran Rawat Inap : 0811-2886-881
