Gatal pada kulit merupakan keluhan yang sering dialami oleh banyak orang. Penyebabnya b..."> Gatal pada kulit merupakan keluhan yang sering dialami oleh banyak orang. Penyebabnya b..." /> Gatal pada kulit merupakan keluhan yang sering dialami oleh banyak orang. Penyebabnya b..."/>
rsmb news | 13 August 2026
RS Mitra Bangsa    212

Kenali Perbedaan Gatal Biasa dan Gatal Akibat Diabetes

Gatal pada kulit merupakan keluhan yang sering dialami oleh banyak orang. Penyebabnya beragam, mulai dari alergi, iritasi, gigitan serangga, kulit kering, hingga infeksi. Namun, jika rasa gatal berlangsung lama, sering kambuh, atau bahkan sulit membaik, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan.

Pada penderita diabetes, gatal dapat berkaitan dengan kadar gula darah yang tinggi maupun komplikasi diabetes, seperti kulit kering, gangguan saraf atau neuropati diabetik, gangguan sirkulasi darah, dan infeksi kulit. Karena itu, mengenali perbedaan gatal biasa dan gatal akibat diabetes penting agar penanganan dapat dilakukan dengan tepat.

 

Apa Itu Gatal Akibat Diabetes?

Gatal akibat diabetes merupakan rasa gatal yang dapat muncul sebagai dampak dari kondisi diabetes dan komplikasinya. Kadar gula darah yang tinggi dapat memengaruhi kondisi kulit, saraf, maupun sirkulasi darah.

Pada beberapa kondisi, gatal dapat menjadi salah satu tanda yang perlu diperhatikan, terutama apabila berlangsung terus-menerus dan disertai keluhan lain seperti kulit sangat kering, kesemutan, mati rasa, atau sensasi terbakar pada kaki.

 

Perbedaan Gatal Biasa dan Gatal Diabetes

Untuk membedakan gatal biasa dan gatal diabetes sebagai berikut:

1. Perbedaan penyebab

Gatal biasa umumnya disebabkan oleh faktor sederhana seperti alergi, iritasi, gigitan serangga, cuaca kering, atau masalah kulit tertentu. Di sisi lain, gatal akibat diabetes dapat berkaitan dengan kadar gula darah yang tinggi. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kulit menjadi kering, mengganggu sirkulasi darah, menyebabkan kerusakan saraf, serta meningkatkan risiko infeksi bakteri dan jamur.

2. Perbedaan lokasi

Gatal biasa dapat muncul di berbagai bagian tubuh dan biasanya tidak memiliki pola tertentu. Pada penderita diabetes, rasa gatal lebih sering dirasakan pada bagian tertentu, terutama kaki bagian bawah, kaki, dan tangan. Hal ini dapat berkaitan dengan gangguan saraf atau sirkulasi darah.

3. Perbedaan kondisi kulit

Pada gatal biasa, kulit dapat mengalami kemerahan, ruam, atau pembengkakan sesuai penyebabnya. Sememtara itu gatal yang berkaitan dengan diabetes dapat disertai kulit sangat kering, kasar, bersisik, dan mudah pecah-pecah. Gatal juga dapat muncul tanpa ruam yang jelas. Pada kondisi tertentu, dapat muncul perubahan warna atau kelainan kulit lainnya.

4. Perbedaan durasi dan intensitas

Gatal biasa umumnya membaik setelah faktor pemicunya diatasi. namun gatal akibat diabetes cenderung lebih menetap, berulang. Rasa gatal dapat tetap muncul meskipun telah mendapatkan perawatan kulit sederhana.

 

Mengapa Diabetes Bisa Menyebabkan Gatal?

Beberapa kondisi yang berkaitan dengan diabetes dapat memicu gatal, antara lain:

  1. Kulit kering (xerosis), kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan perubahan keseimbangan cairan tubuh sehingga kulit menjadi lebih kering dan mudah gatal.
  1. Neuropati diabetic, kerusakan saraf akibat kadar gula darah tinggi dalam jangka panjang dapat menyebabkan kesemutan, mati rasa, sensasi terbakar, nyeri, maupun rasa gatal, terutama pada kaki.
  1. Gangguan sirkulasi darah, gangguan aliran darah dapat membuat kulit lebih rentan mengalami kekeringan dan menimbulkan rasa gatal.
  1. Infeksi kulit, penderita diabetes lebih rentan mengalami infeksi bakteri maupun jamur yang dapat menimbulkan rasa gatal.

 

Bagaimana Cara Merawat Kulit untuk Mencegah Gatal Diabetes?

Bagi penderita diabetes, menjaga kesehatan kulit merupakan bagian penting dari perawatan diri. Berikut langkah yang dapat dilakukan seperti:

  1. Menjaga kadar gula darah tetap terkontrol sesuai anjuran dokter.
  2. Memeriksa kulit dan kaki setiap hari untuk mendeteksi luka, kemerahan, atau infeksi.
  3. Menggunakan pelembap secara rutin, terutama setelah mandi.
  4. Menghindari mandi dengan air terlalu panas.
  5. Menggunakan produk perawatan kulit yang lembut dan tidak mengiritasi.
  6. Menghindari menggaruk area yang gatal agar tidak menimbulkan luka.
  7. Menjaga kebersihan tubuh termasuk sela-sela jari.

 

Kapan Gatal Akibat Diabetes Harus Diperiksakan?

Jangan menunggu hingga keluhan semakin berat. Konsultasikan dengan dokter apabila gatal tidak kunjung membaik, sering kambuh, mengganggu aktivitas atau tidur, atau disertai luka dan tanda infeksi seperti kemerahan, pembengkakan, atau keluar cairan. Terlebih jika gatal disertai kesemutan, mati rasa, sensasi terbakar, atau nyeri pada kaki. Pemeriksaan lebih awal penting untuk mengetahui penyebab dan mencegah komplikasi yang lebih serius.


Kesimpulan

Gatal tidak selalu sekadar masalah kulit. Gatal yang menetap, terutama pada kaki, dapat berkaitan dengan diabetes atau komplikasinya. Jangan lupa untuk menjaga kadar gula darah, merawat kesehatan kulit, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

 

Jangan abaikan gatal yang tak kunjung hilang, kenali tanda-tandanya, jaga kadar gula darah tetap terkontrol, dan lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Jika memiliki keluhan atau faktor risiko diabetes, segera konsultasikan kesehatan keluarga Anda di RS Mitra Bangsa agar mendapat informasi serta penanganan yang sesuai.

 

Untuk informasi seputar pelayanan kesehatan
dapat menghubungi kami nomor berikut:
Call Center      : (0295) 382555
Whatsapp        : 0811-2807-043 (Chat only)
                          0822-3292-0391 (Chat only)