Lakukan Ini Jika Terkena Gas Air Mata
Tahukah kamu, ternyata Gas Air Mata bukan gas melainkan bubuk bertekanan yang menciptakan kabut saat digunakan. Gas air mata adalah kumpulan bahan kimia yang menyebabkan iritasi kulit, pernapasan, dan mata. Gas air mata biasanya berupa tabung, granat, atau semprotan bertekanan. Gas air mata mengandung sejumlah bahan kimia, seperti chloroacetophenone (CN) dan chlorobenzylidenemalononitrile (CS). Ketika terkena gas air mata, usahakan tetap tenang dan jangan panik! Saat terkena gas air mata, paparan bahan kimia tersebut secara langsung dapat menyebabkan mata iritasi, gangguan pada pernapasan, dan iritasi kulit. Biasanya, orang yang terkena gas air mata biasanya tidak mengalami efek jangka panjang yang serius, dan jarang menimbulkan komplikasi kesehatan. Namun penting lakukan ini jika terkena gas air mata!
- Tutup hidung, mata, dan mulut dengan menggunakan masker dan kacamata.
- Segera menjauh dari lokasi penembakan gas air mata. Jika memungkinkan, carilah tempat yang lebih tinggi. Jika mengalami sesak napas, segera minta pertolongan pertama kepada petugas kesehatan.
- Segera basuh kulit atau bagian tubuh yang terkena gas air mata dengan air bersih dan sabun. Jika gas mengenai mata, segera basuh mata dengan air bersih selama 10–15 menit.
- Ganti pakaian yang terkena gas air mata, dan cuci dengan cara khusus agar tidak meninggalkan bahan kimia yang menempel. Khusus untuk baju yang dilepas melewati kepala, dianjurkan untuk mengguntingnya. Saat mencuci, pisahkan pakaian yang terkena gas air mata dengan pakaian lain.
- Bersihkan tubuh dari sisa-sisa gas air mata yang mungkin masih menempel di kulit. Mandi dan bilas seluruh tubuh, termasuk rambut, menggunakan air yang mengalir dan sabun.
Jika mengalami masalah kesehatan dalam jangka waktu lama setelah terkena gas air mata, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.
