Waspada Penyakit Kulit yang Mengintai Saat Banjir
Hujan yang kerap terjadi menyebabkan banjir di beberapa wilayah. Hal ini menjadi pemicu terjangkitnya beebagai penyakit, khususnya penyakit kulit. Musim hujan dapat meningkatkan risiko beberapa penyakit kulit karena kelembaban yang tinggi dan kondisi lingkungan yang mendukung pertumbuhan mikroorganisme, beberapa kondisi kulit yang dapat muncul akibat banjir melibatkan paparan air yang terkontaminasi dan lingkungan yang lembap. Beberapa penyakit kulit yang perlu diwaspadai saat musim hujan, antara lain:
Biang Keringat
Biang keringat merupakan penyakit kulit yang menimbulkan rasa gatal, dan ditandai dengan munculnya ruam kecil berwarna merah. Penyakit yang juga dikenal sebagai ruam panas ini tidak hanya terjadi pada bayi, namun juga cukup banyak dialami oleh orang dewasa. Biang keringat ini muncul akibat keringat yang menyebabkan pori-pori kulit tersedak.
Psoriasis
Psoriasis adalah penyakit yang menyebabkan peradangan pada kulit. Penyakit kulit ini ditandai dengan ruam merah, kulit kering, sehingga kulit mudah terkelupas. Penyakit kulit psoriasis umumnya sering muncul di daerah lutut, siku, punggung bagian bawah, dan kulit kepala. Penderita penyakit ini disarankan untuk menggunakan kandungan glukomanan pada lidah buaya dan menggunakan sabun anti-bakteri saat mencuci wajah.
Penyakit kaki atlet
Penyakit kaki atlet atau yang biasa disebut dengan kutu air terjadi akibat infeksi jamur yang menyarang sela-sela jari kaki. Penyakit kulit ini cukup rentan menular apabila bersentuhan langsung dengan pengidap atau menyentuh benda yang terkontaminasi jamur. Penyakit kulit ini terjadi ketika jamur menetap dan berkembang biak di permukaan kulit. Saat terdapat celah, jamur masuk ke dalam kulit sehingga menyebabkan infeksi.
Dermatitis Alergi
Penyakit kulit Dermatitis Alergi biasanya terjadi pada orang yang memiliki kulit sensitif. Terjadinya banjir juga menjadi pemicu seseorang dengan kulit sensitif terinfeksi bakteri. Penyakit kulit ini adalah reaksi alergi yang terjadi ketika kulit bersentuhan dengan zat alergen. Jenis alergi ini sangat rentan menyerang orang dengan kulit yang sensitif, terutama pada situasi dingin dan lembap, apalagi jika kulit terendam di air yang kotor, pastinya bisa menyebabkan komplikasi dan memperparah dermatitis alergi.
Agar terhindar dari penyakit kulit yang rentan terjadi data musim hujan an saat kondisi banjir, Sobat Mitra perlu melakukan pencegahan seperti
- Upayakan agar tubuh atau kulit tidak terkena genangan banjir dalam waktu yang lama. Jika sobat mitra memiliki luka yang rentan infeksi, segera tutupi kulit yang memiliki luka, agar tidak menyebabkan infeksi ke seluruh tubuh.
- Cuci tangan dan kaki yang terkena genangan banjir menggunakan air bersih dan sabun anti bakteri agar kuman penyebab penyakit kulit tidak berkembak biak dan mati.
- Gunakan pelembap untuk mencegah kulit kering akibat paparan banjir. hindari menggosok kulit terlalu keras, dan keringkan tubuh dengan lembut setelah mandi
- Gunakan pakaian yang bersih dan kering untuk menjegah pertumbuhan jamur dan bakteri pada kulit.
- Sobat Mitra yang terdampak banjir disarankan untuk bisa menggunakan psksisn yang lengkap seperti sepatu dengan sol keras dan sarung tangan.
- Tidak menggunakan area banjir sebagai tempat bermain. Hal ini karena air yang tergenang merupakan air kotor dan sangat rentan menyebabkan penyakit kulit.
- Apabila merasakan gatal pada tubuh, segera berikan obat antiseptic, atau konsultasikan pada layanan Kesehatan terdekat.
Tidak hanya merusak dan menghanyutkan berbagai fasilitas, ternyata banjir juga harus diwaspadai agar Sobat Mitra tidak terserang berbagai penyakit, khususnya penyakit kulit yang tentunya akan mengganggu Kesehatan anda.
